Peran Komunikasi Dalam
Organisasi.
Komunikasi.
Komunikasi adalah suatu
proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak
lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat
dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat
dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan
gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum,
menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi
nonverbal.
Organisasi.
Terdapat beberapa teori dan
perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada
pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah
dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis,
terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber
daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan
lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan
organisasi.
Menurut para ahli terdapat
beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
- · Stoner : mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
- · James D. Mooney : mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
- · Chester I. Bernard : berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
- · Stephen P. Robbins : menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan..
Sebuah organisasi dapat
terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan
misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang
tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi
yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan
kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai
anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang-orang yang ada di dalam
suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa
keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi
sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan
mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi
berpartisipasi secara relatif teratur.
Metode komunikasi organisasi.
Metode komunikasi organisasi
adalah korelasi antara ilmu komunikasi dengan organisasi yang terfokus pada
manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi yang berfokus
pada teknik, media, proses dan faktor-faktor yang menjadi penghambat proses
komunikasi organisasi.
Komunikasi organisasi
dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:
Pendekatan Makro
Dalam pendekatan makro
organisasi dipandang sebagai suatu struktur global yang berinteraksi dengan
lingkungannya. Dalam berinteraksi, organisasi melakukan aktivitas tertentu
seperti :
a. Memproses informasi dan
lingkungan
b. Mengadakan identifikasi
c. Melakukan intergrasi
dengan organisasi lain
d. Menentukan tujuan
organisasi
Pendekatan Mikro
Pendekatan ini terutama
menfokuskan kepada komunikasi dalam unit dan sub-unit pada suatu organisasi.
Komunikasi yang diperlukan pada tingkat ini adalah komunikasi antara anggota
kelompok seperti :
a. Komunikasi untuk pemberian
orientasi dan latihan
b. Komunikasi untuk
melibatkan anggota kelompok dalam tugas kelompok
c. Komunikasi untuk menjaga
iklim organisasi
d. Komunikasi dalam
mensupervisi dan pengarahan pekerjaan
e. Komunikasi untuk
mengetahui rasa kepuasan kerja dalam organisasi
Pendekatan individual
Berpusat pada tingkahlaku
komunikasi individual dalam organisasi. Semua tugas-tugas yang telah diuraikan
pada dua pendekatan sebelumnya diselesaikan oleh komunikasi individual. Ada
beberapa bentuk komunikasi individual :
a. Berbicara pada kelompok
kerja
b. Menghadiri dan
berinteraksi dalam rapat-rapat
c. Menulis dan mengonsep
surat
d. Berdebat untuk suatu
usulan
0 komentar:
Posting Komentar